SUARAKAN YANG HAQ UNTUK MENEGAKKAN YANG HAQ! KERANA YANG ADA HANYALAH YANG HAQ SEMATA ....

May 7, 2015

Orang yang paling berpengaruh dalam keburukan dan kebaikan..

Al-Fudhail berkata, "Tidak sepatutnya seorang Mukmin duduk bersama siapa saja yang ia inginkan." 
Sufyan berkata, "Tidak ada orang yang paling berpengaruh didalam keburukan dan kebaikan daripada sahabatnya." 
{Diriwayatkan oleh Ibnu Baththah didalam al-Ibaanah (II/439,452)}

Zuhud yang paling utama dan paling berat.

Ibnu Qayyim rahimahullah berkata;
"Zuhud yang paling utama adalah menyembunyikan zuhud, sedangkan yang paling berat adalah zuhud dalam menerima nasib.
Perbedaan antara zuhud dan wara' adalah, bahwa zuhud adalah meninggalkan segala sesuatu yang tidak bermanfaat untuk akhirat, sedangkan wara' adalah meninggalkan sesuatu yang membahayakan bagi kepentingan akhirat. Adapun hati yang tertambat dengan syahwat tidak akan bisa melakukan zuhud atau wara'."
[Al-Fawa'id 154; Ibnu Qayyim ]

May 4, 2015

Mengapa perlu belajar Tauhid dulu.

Sesungguhnya tauhid merupakan fondasi agama Islam dan tonggak semua ajaran para nabi dan rasul, bahkan semua ibadah, perintah dan larangan dalam Islam dibangun diatas akidah tauhid yang merupakan hakikat makna kalimat 'Laa ilaaha illallaah Muhammad Rasulullah.

Tauhid merupakan ilmu yang paling mulia dan tinggi kedudukannya, kerana kebutuhan hamba kepada-Nya melebihi segala kebutuhan, dan hati tidak akan dapat tenang kecuali apabila benar-benar mengenal penciptanya, sesembahannya, nama-nama dan sifat-Nya, serta perbuatan-Nya. Kerana segala urusan kembalinya hanya kepada Allah Ta'ala. Sebagaimana FirmanNya:

"Dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu). [QS. An-Najm : 42]
Oleh kerananya, para ulama Islam sangat prihatin dengan pembahasan yang agung ini, sehingga kita juga harus memberikan perhatian yang sangat dengan mendalaminya dan menyebarkannya agar benar-benar mengakar dan mengikis kesyirikan hingga agama murni hanya untuk Allah.

**Saat ini kesyirikan telah kembali merajalela, taqlid buta, dan keyakinan pada budaya amalan tradisi yang banyak menyimpang. Ini disebabkan ramai para da'i' telah jauh dari cara dakwahnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.. Mereka lebih mengedepankan konsep menarik belia kemasjid lebih utama daripada menakuti mereka dengan hukum-hukum yang keras..*[pen] 
Allahul Musta'an..
Sumber: majalah al-islamiyyah edisi 93//70. Vol11 no.02 TH.1436H

May 3, 2015

Dalil manhaj salaf manhaj yang lurus..

Kita memohon kepada Allah Azza wa Jalla sekurang-kurangnya 17 kali dalam sehari supaya;

"Tunjukilah kami jalan yang lurus."   [QS. Al-Faatiha: 6]

Yakni الصر طالمستقيم jalan lurus yang tidak berliku, sebagaimana...

"(Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."  [QS. Al-Faatiha: 7].

Siapakah mereka yang telah di tunjuki jalan yang lurus dan diberi nikmat? 

"Dan pasti Kami tunjuki mereka kepada jalan yang lurus. Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang yang Shalih, dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya."  [QS. An-Nisaa': 68-69].

Bukankah dalam surah al-Faatiha ini kita telah meminta ditunjuki jalan yang benar, yang lurus sepertimana jalan (manhaj) orang-orang yang terdahulu, yakni para Salaf? 
Dari Itu mengapa ada sebagian yang enggan mentaati Allah dan RasulNya, memilih syari'at buatan sendiri (bid'ah). Malah mereka mengingkari mengikuti jalan para ash Salaful Ummah, bahkan menghalang-halang manusia dari jalan yang lurus ini....
Allahul Musta'an..
Ref: Tafsir Ath-Thabari.

May 2, 2015

Hilangnya iman, Jika hati tidak memiliki kebencian kepada kemungkaran....

Shaykh Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
"Jika hati tidak memiliki kebencian kepada perkara-perkara mungkar yang dibenci Allah, maka ia kehilangan Iman. Benci dan cinta termasuk perbuatan hati."  {1}

"Terkadang hati mengetahui kebenaran dan membenarkannya, hanya saja kerana hasad dan kesombongan yang juga ada didalam hati membuatnya menolak berserah diri, tunduk dan cinta." {2}

{1} Majmu' al-Fatawa, 7/557,529,541,397
{2} Majmu' al-Fatawa, 7/535. Al-Muwaqat, asy-Syatibi, 1/166.
Dari; Pembatal Keislaman oleh Dr.Abdul Aziz bin Muhammad bin Ali Al-Abdul Latif.