SUARAKAN YANG HAQ UNTUK MENEGAKKAN YANG HAQ! KERANA YANG ADA HANYALAH YANG HAQ SEMATA ....

January 12, 2020

Tanda Hati yang Sakit


Diantara tanda hati yang sakit adalah pemiliknya tidak merasa terluka akibat tindakan-tindakan kemaksiatan sebagaimana kata pepatah ‘وما لجرح بميت إيلام’, tidaklah menyakiti, luka yang ada pada mayat. Hati yang sehat akan merasa sakit dan terluka dengan kemaksiatan, sehingga hal ini melahirkan taubat dan inabah kepada Rabb-nya ‘azza wa jalla. Hal ini sebagaimana firman Allah ta’ala,
.
إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُمْ مُبْصِرُونَ
.
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya” (QS. Al A’raaf: 201).
.
Sumber : muslim.or.id
.
Wallaahu a’lam bish-shawwaab.
.

January 10, 2020

Husnul khatimah adalah mati dalam ketaatan

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu'anhu, Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:

إذا أراد الله بعبدٍ خيرًا استعمَلَه، قيل: كيف يَستعملهُ؟ قال: يُوفِّقه لعملٍ صالحٍ قبل الموت، ثم يَقبضُه عليه

"Jika Allah menghendaki kebaikan pada seorang hamba maka Allah akan membuat ia sibuk dalam ketaatan. Para sahabat bertanya bagaimana maksudnya? Nabi menjawab: Allah beri taufik hamba tersebut untuk melakukan amal shalih sebelum meninggal, kemudian Allah cabut nyawanya" (HR. Tirmidzi. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami' no. 305).

Maka husnul khatimah bukan dilihat dari cara meninggal seseorang namun dilihat apakah ia mati di atas ketaatan atau tidak.


@fawaid_kangaswad

Melindungi Diri dari Fitnah dengan shalat malam

Berkata Al-Allamah Ibnu 'Utsaimin - رَحِمَهُ اللّٰهُ تَعَالَىٰ - :
| Diantara sebab-sebab terjaga dari berbagai fitnah (¹) adalah dengan shalat malam. |«

(¹). Fitnah yang dimaksud adalah ujian, cobaan dan segala permasalahan kehidupan. Pent.

 Syarah Shahih Al-Bukhari (9/501).
------------
☆ قال العلامة ابن عثيمين رحمه الله تعالى:

" من أسباب الوقاية من الفتن صلاة الليل ".

[شرح صحيح البخاري(٩ / ٥٠١)]



https://t.me/InginKenalSunnah

January 7, 2020

Sembilan kebaikan pada ucapan lisan

Berkata Robi' bin Khutsaim رحمه الله :

"Tidak ada kebaikan pada ucapan-ucapan kecuali pada 9 perkara:
1. Tahlil (لا إله إلا الله)
2. Takbir (الله أكبر)
3. Tasbih (سبحان الله)
4. Tahmid (الحمد لله)
5. Do'a permintaanmu terhadap kebaikan
6. Do'a meminta perlindunganmu dari keburukan
7. Perintahmu terhadap hal-hal yang ma'ruf/kebaikan
8. Laranganmu terhadap kemungkaran
9. Bacaanmu terhadap Al-Qur'an"

Ash-Shumtu Libni Abi Dunya 246
--------------------------------- 

http://t.me/salafysumbawantb
SEBAB ORANG DI ADZAB DALAM QUBUR 

Telah  berkata Syaikh Sholeh Al Fauzan hafidhohullah :

Maka Adzab qubur itu memiliki beberapa sebab  yaitu :

1⃣ Maksiyat ( Pelanggaran terhadap syariat Allah baik dalam penyia-nyiaan terhadap perintah yang wajib atau melakukan hal yang terlarang )
2⃣ Sayyiat ( segala perkara yang buruk baik dari perkataan dan perbuatan )
3⃣ Ghibah ( Membicarakan aib saudara muslim tanpa hak yang benar yang tidak disukainya oleh seorang yang dighibah)
4⃣ Namimah ( adu domba / menghasut saudaranya agar terjadi perselisihan dan permusuhan diantara mereka)
5⃣ Adamut Thoharoh ( Tidak menjaga kesucian dari Najis )

Dan terkadang  Adzab itu terjadi  berkelanjutan dan terus menerus sampai hari Kebangkitan  - naudzubillah -
Dan terkadang adzab qubur itu sementara waktu maka seorang  yang beriman akan diadzab dalam quburnya lalu diangkat adzab itu dari mereka ( dengan sebab) :
Adakalanya dengan Doa orang orang yang sholeh kepada mereka dan istighfar permohonan ampun untuk mereka ..
Dan adakalanya karena adzabnya sudah berakhir ..
Sebab seorang Mukmin walaupun dia diadzab namun tidaklah berkelanjutan adzab tsb.
Maka dia diadzab  sesuai denga  kadar ketentuan dosa dosanya kemudian diangkat adzab tsb darinya ..
Adapun orang kafir dan Munafiq maka dia diadzab selama lamanya ..

( bulan ramadhon hal 115)

Teks arab

📌 فعـذابُ القـبرِ لـهُ أســباب

قـاٌلَ الشَـّيْخ صالِح الفَوْزَان -حَفِظَهُ الله-

 📘فعـذابُ القـبرِ لـهُ أسـباب وهـي :

المعاصـي والسـيئات ُ،
 والغـــيبةُ 
والنمـــــيمة 
 وعـدم الطـهارةِ مـن النجاسـة

  وقـد يكـونُ عـذابًا دائـمًا -والعـياذُ بالله- إلى البــعث

 وقـد يكـونُ مـؤقتًا، فبـعضُ المـؤمنين يعـذّبَون فـي قبـورهم ، ثـم يرفـعُ عنـهم العـذاب ؛

إمـا بسـببِ دعـاءِ الصالحـين لهـم واسـتغفارِهِم لهـم ، وإمـا لنـهايةِ عـذابِهِم

 لأن المـؤمن َ؛ وإن عُـذب َ؛ لا يـدومُ عـليه العـذاب ، فيـعذبُ بقـدرِ ذنـوبه ِ، ثـم يـرفعُ عـنه العذاب. 

أما الكافر والمنافق فإنه يعـذبُ عـذابًا دائمًـا ».  

📚مجالس شـهر رمـضان المبارك (١١٥) ]

Alih Bahasa 
Ust Abu Khuzaimah Abdussalam ibnu Marwy hafidhohullah 

1⃣ http://telegram.me/istiqomahsalafi
2⃣ https://t.me/Bantahhizbiyah
3⃣ https://t.me/ltqisbatam