"Orang-orang yang menjadikan selain Allah sebagai ilah-ilah, yang dijadikan sebagai pelindung dan sembahan, Allah َAzza wa Jalla menjaga perbuatan mereka agar mereka diberi balasan perbuatan itu pada Hari Kiamat. Tidaklah engkau wahai Rasul, diserahi untuk menjaga amal perbuatan mereka. Engkau hanyalah pemberi peringatan, kewajibanmu hanyalah menyampaikan sedangkan kewajiban Kami adalah melakukan hisab." [Qs. Asy-Syura:6 ; Tafsir Al-Muyassar]
"..Pada hari itu, (Hari Kiamat) manusia dibagi menjadi dua: satu golongan di syurga, yaitu orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti ajaran yang di bawa Rasulullah, Muhammad shallallahu alaihi wassalam, dan satu golongan lagi di Neraka yang menyala-nyala, yaitu orang-orang yang kafir kepada Allah dan menyelisihi ajaran yang dibawa Rasulullah, Muhammad shallallahu alaihi wassalam, kepada mereka." [Qs. Asy-Syura: 7; At-Tafsir Al-Muyassar]
"Perselisihan apa pun yang terjadi diantara kalian, wahai manusia, dalam urusan din maka hukum yang berkenaan denganya dikembalikan kepada Allah dalam kitab-Nya dan Sunnah Rasul-Nya. Itulah Allah, Rabbku dan Rabb kalian. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan mengembalikan semua urusanku." [Qs. Asy-Syura: 10 ; At-Tafsir Al-Muyassar]
Jalan Kebenaran Hanya Satu. “Kebenaran itu adalah dari Rabbmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.” (Al-Baqarah: 147) "Barangsiapa yang mengajak orang lain kepada kebaikan maka baginya pahala semua orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun." (HR Muslim)
SUARAKAN YANG HAQ UNTUK MENEGAKKAN YANG HAQ! KERANA YANG ADA HANYALAH YANG HAQ SEMATA ....
October 31, 2017
Agama Allah Tak Kan Hancur
Bagaimanapun musuh Islam mengerahkan kekuatannya untuk menghancurkan agama Allah, mereka tak akan berhasil,
“Sesungguhnya orang-orang kafir menginfakkan hartanya untuk memalingkan manusia dari jalan Allah, dan mereka benar-benar menginfakkannya, tapi kemudian harta tersebut kan menjadi penyesalan bagi mereka” (al Anfaal: 36)
Prof. Dr. Sa’ad Al Khathlan, dosen di King Saud University (KSU) Riyadh, Saudi Arabia
Twit Ulama
“Sesungguhnya orang-orang kafir menginfakkan hartanya untuk memalingkan manusia dari jalan Allah, dan mereka benar-benar menginfakkannya, tapi kemudian harta tersebut kan menjadi penyesalan bagi mereka” (al Anfaal: 36)
Prof. Dr. Sa’ad Al Khathlan, dosen di King Saud University (KSU) Riyadh, Saudi Arabia
Twit Ulama
Dakwah yang sangat Berat bagi kaum Munafik saat ini!
"Allah telah mensyariatkan bagi kalian, wahai manusia, din yang telah Kami wahyukan kepadamu, wahai Rasul, yaitu Islam, yang telah Kami wasiatkan pula kepada Nuh agar mengamalkan dan menyampaikannya, juga yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa (kelimanya adalah para rasul yang terkenal dengan sebutan Ulul Azmi), yaitu : 'Tegakkanlah din dengan TAUHID, taat, dan ibadah kepada Allah saja. Jangan berpecah belah didalamnya dan jangan berselisih dalam din yang Kuperintahkan itu.' Dakwah yang kamu serukan, yaitu TAUHID dan keikhlasan beribadah kepada Allah itu, sangat berat bagi orang-orang musyrik. Allah memilih siapa yang Dia kehendaki diantara makhluk-Nya untuk bertauhid dan memberikan taufik kepada siapa yang kembali kepada-Nya untuk mentaati-Nya."
[Qs. Asy-Syura: 13; At-Tafsir Al-Muyassar]
[Qs. Asy-Syura: 13; At-Tafsir Al-Muyassar]
October 28, 2017
Orang yang berakal sehat.
Orang-orang yang mendapat taufik dan hidayah dari Allah adalah mereka yang mengikuti Al-Qur'an dan as-Sunnah Nabi-Nya. Ini lah antara ciri orang-orang yang berakal sehat, sebagaimana firman Allah َAzza wajalla yang ertinya;
"Oleh kerana itu, wahai Nabi, sampaikan kabar gembira kepada hamba-hamba-Ku. Yaitu orang-orang yang mendengarkan ucapan dan mengikuti yang paling baik. Perkataan yang paling baik adalah firman Allah, kemudian sabda Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang mendapat taufik dari Allah kepada kelurusan dan kebenaran, ditunjukkan-Nya kepada akhlak dan amal yang terbaik, serta mereka itulah orang-orang yang berakal sehat." [At-Tafsir Al-Muyassar ; 39:18 (Az-Zumar:18)]
"Oleh kerana itu, wahai Nabi, sampaikan kabar gembira kepada hamba-hamba-Ku. Yaitu orang-orang yang mendengarkan ucapan dan mengikuti yang paling baik. Perkataan yang paling baik adalah firman Allah, kemudian sabda Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang mendapat taufik dari Allah kepada kelurusan dan kebenaran, ditunjukkan-Nya kepada akhlak dan amal yang terbaik, serta mereka itulah orang-orang yang berakal sehat." [At-Tafsir Al-Muyassar ; 39:18 (Az-Zumar:18)]
Orang Yang Dijauhi Syaitan
Siapa yang berhasil kalahkan syahwat dunia, maka itulah orang yang syaitan lari darinya
~ Malik bin Dinar ~
Dr. Afnan Tilmisani, Dosen Fiqh Dan Anggota Tim Pengajar Bidang Syariah Di Universitas Ummul Quro. @AfnanTilmisani .Twit Ulama .telegram: @twitulama
Subscribe to:
Posts (Atom)