SUARAKAN YANG HAQ UNTUK MENEGAKKAN YANG HAQ! KERANA YANG ADA HANYALAH YANG HAQ SEMATA ....

April 10, 2016

Iblis juga gunakan logik falsafah.

"Rabb kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi Malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam Shurga)."  [Qs. Al A'Raaf:20]

Orang-orang yang zhalim, kebanyakan tidak mengetahui

"(Yaitu) hari ketika tidak berguna bagi mereka sedikit pun tipu daya mereka dan mereka tidak di tolong. Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zhalim ada adzab selain itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui."   [Qs. Ath-Thuur : 46-47]

April 9, 2016

Orang yang paling dulu dapat kemuliaan di akhirat.

Barangsiapa di dunia ini yang berlumba-lumba menuju kebaikan, maka di akhirat kelak ia termasuk orang-orang yang paling dulu mendapatkan kemuliaan, kerana balasan itu sesuai dengan amal perbuatan; sebanyak engkau berhutang, sebanyak itu pula dibayarkan.

"Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk shurga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah)."   [Qs. Al-Waaqi'ah: 9-10]
~Lihat Tafsir Ibnu Katsir~

April 8, 2016

Tanda Allah Tidak menginginkan kebaikan untuk seseorang

Berkata Al-Imam ibnu Baz rahimahullah,

Dan barang siapa yang berpaling dari pemahaman agama, maka yang demikian termasuk tanda-tanda bahwasanya Allah tidak menginginkan kebaikan untuknya.
Al-Fatawa, 7/207
Sumber:  @benbaaz

April 7, 2016

Antara mencari kebenaran dan membenarkan pendapatnya.

Asy Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullah berkata:

Bila engkau berkata kepada pengikut kebenaran jika dia salah: " Engkau menyalahi dalil, engkau menyalahi sunnah." Maka  sesungguhnya dia akan menerimanya. Karena tujuannya adalah kebenaran, dan bukanlah dia bermaksud untuk memenangkan pendapatnya.

Adapun bila engkau berkata kepada pengikut hawa nafsu:  "Engkau salah" Maka sesungguhnya dia akan marah keras. Dan ini adalah tanda ahlul ahwa (pengikut hawa nafsu) bahwa setiap orang ingin memenangkan hawa nafsunya (pendapatnya).
[Syarhus Sunnah Lil Barbahariy hal. 56]