SUARAKAN YANG HAQ UNTUK MENEGAKKAN YANG HAQ! KERANA YANG ADA HANYALAH YANG HAQ SEMATA ....

May 31, 2019

Nasehat yang menyentuh hati

Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata

Betapa banyak kita lihat manusia saling berlomba mencari dunia, mereka bergegas dan takut akan kehilangan dunia.

Sementara kita lihat mereka duduk dan berlambat-lambat dalam menghadiri shalat lima waktu berjamaah di masjid-masjid, padahal itu merupakan tiang agama.

Dan betapa banyak kita lihat mereka tetap duduk di jalan-jalan, toko-toko berjam-jam yang lama, mereka mengalami susahnya hawa terik panas dan dingin, demi mengais dunia.

Sementara kita melihat mereka tidak bisa bersabar untuk duduk beberapa menit saja di masjid untuk menunaikan shalat atau membaca Alquran.

Dan betapa banyak kita lihat para pemuda muslimin mereka berlomba ke lapangan-lapangan bola, mereka menghamburkan banyak uang untuk membeli tiket masuk, kemudian disana ribuan orang berkumpul. Terkadang mereka menghabiskan siang harinya dan begadang malamnya, berdiri dengan kaki mereka, mata mereka tertuju, badan mereka tegak, suara mereka nyaring, menyaksikan para pemain yang menang dari mereka. Mereka rela bersusah payah begini di jalannya setan.

Sementara jika mereka dipanggil untuk menghadiri shalat di masjid dengan “Hayya alash Shalah Hayya alal Falaah” mereka pura-pura buta dan tuli dan mereka berpaling. Seolah-olah muadzin itu mengajak mereka ke penjara atau seakan-akan ia meminta hak dari mereka.

“Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Rukuklah,” mereka tidak mau rukuk. Celakalah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. (QS. Al-Mursalat 48)

(Ingatlah) pada hari ketika betis disingkap dan mereka diseru untuk bersujud; maka mereka tidak mampu. Pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud pada waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan). (QS. Al-Qalam 42-43)

Wahai kaum muslimin, keadaan ini kebanyakan kita sekarang lebih mementingkan dunia dan berpaling dari akhirat.

○ Kita tidak mengambil ibrah dari orang yang (telah mati) mendahului kita..
○ Kita tidak melihat kepada orang di sekitar kita..
○ Kita tidak lagi tersentuh oleh nasehat..
○ Kita tidak bisa mengambil manfaat dari peringatan.. 

Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un

Kita memohon kepda Allah semoga Dia mengaruniakan kepada kita taubat, menyadarkan hati kita dari kelalaian ini. Sesungguhnya Dia mendengar dan mengabulkan doa.

(Al-Khutbah al-Mimbariyah 1/313-314
Sumber Artikel || https://goo.gl/u89Fhj


Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

May 30, 2019

Permusuhan mengahalangi berkah lailatul qadr

Al-'Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:

الشحنـاء تمـنع بـركة ليلـة القـدر ، وأنـه لا يغـفر لاثنـين بينهـما شـحناء وعـداوة فـي هـذه اللـيلة العظـيمة

"Permusuhan menghalangi berkah lailatul qadar. Dan sungguh tidaklah diampuni bagi dua orang yang masih terjadi permusuhan dan pertengkaran diantara keduanya pada malam yang agung tersebut."

(Silsilah Liqa'ati Babil Maftuh, 18)


Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

May 29, 2019

Padahal Allah Lebih Pantas engkau Takuti

“Engkau takut pada manusia padahal Allah lebih pantas Engkau takuti” (al Ahzab: 37)

Ibnu Utsaimin berkata:
Apabila kata-kata yang agung ini ditujukan untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka bagaimana seharusnya dengan kita?


@DrAhmadAlbatli - Profesor bidang Ilmu Sunnah di Universitas Al Imam, Riyadh. 

May 28, 2019

Pasangan yang banyak mengingati Allah

Abu Hurairah rhadiyallahanhu berkata Rasulullah shalallahu alaihi wassalam   bersabda,

"Apabila seseorang lelaki membangunkan keluarganya pada waktu malam lalu kedua-dua mereka bersolat tahajud (sekurang-kurangnya) 2 rakaat bersama-sama maka mereka akan ditulis dalam kalangan lelaki dan wanita yang banyak mengingati Allah."


Hadis Riwayat Abu Daud

Efek sedekah

Di antara efek barakah sedekah, ia dapat membantu shalat malam, (qiamulail)  memperbaiki kondisi hati..

"Lambung mereka jauh dari tempat tidur. Mereka bangun melaksanakan qiamulail dan berdoa kepada Rabb mereka dengan takut dan harap, mereka infakkan sebagian rezekinya.."  (as-Sajdah: 16).