SUARAKAN YANG HAQ UNTUK MENEGAKKAN YANG HAQ! KERANA YANG ADA HANYALAH YANG HAQ SEMATA ....

February 6, 2016

Dua perkara yang harus di-ingati dan dua perkara yang harus di lupakan.

Ibnu Qayyim rahimahullah mengatakan; dua perkara yang kita harus ingat selalu, yaitu:-
1) Kebaikan-kebaikan yang orang lakukan pada kita.
2) Kejelekan-kejelekan yang kita telah lakukan kepada orang. 

Dan dua perkara yang kita harus lupakan yaitu;
1) Kebaikan-kebaikan yang kita telah berikan atau perlakukan kepada orang lain dan
2) Kejelekan-kejelekan yang orang perlakukan pada kita. 
Dengan ini kita dapat menjauhi dari sifat hasad, dengki, pendendam dan menjadi orang yang lebih tawadu' dan ikhlas...
Dari corong Syiartauhid

Hati yang paling dekat dengan Allah

Hati yang paling dekat dengan Allah, adalah hati yang selamat dari syirik, hidup dan diisi dengan tauhid, selamat dari bid'ah dan diisi dengan sunnah, selamat dari hasad, dan diisi kecintaan terhadap sesama:
@SalehAlmoghamsy - imam dan khatib masjid Quba, Madinah. Twitulama

February 5, 2016

Kebanyakan mereka benci kepada kebenaran.

Atau (apakah patut) mereka berkata : "Padanya (Muhammad) ada penyakit gila." Sebenarnya dia telah membawa kebenaran kepada mereka, dan kebanyakan mereka benci kepada kebenaran.
[Qs. Al-Mu'minuun : 70]
Allah Subhânahu wa Ta’âlâ berfirman,
“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.”
[Qs. Ar Rûm: 7]

Media Abu Lahab.

Dahulu Abu Lahab berdiri di tengah-tengah ramai manusia di pasar Ukaz sambil berseru, “Wahai sekalian manusia, sungguh Muhammad itu sesat, jangan sampai dia menyesatkan kalian”. 
Sekarang dizaman internet ramai manusia membuat media untuk menghapuskan dakwah kepada Tauhid dan Aqidah yang benar..
Namun binasa Abu Lahab dan medianya, dan tetap kekal Muhammad dan risalahnya.
Allahul mustaan...
"Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa."  [Qs. Al-Lahab :1] 

February 4, 2016

Penyesalan....

Allah Subhanahuwataala menceritakan tentang keadaan orang yang naza' (sekarat) saat menjelang kematian dari kalangan orang-orang kafir dan yang lengah (lalai) terhadap perintah-Nya. Mereka akan minta dikembalikan kedunia....

'(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu,) hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata: "Ya Rabb-ku kembalikanlah aku (kedunia), agar aku berbuat amal yang salih terhadap (apa) yang telah aku tinggalkan." Sekali-kali tidak, sesungguhnya itu adalah (hanya) perkataan yang diucapkan saja. Dan dihadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan."'   [QS. Al-Mu'minuun : 99-100].
Namun,
"Sekiranya mereka dikembalikan kedunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta-pendusta belaka."  [QS. Al-An'aam: 28]
Re: Tafsir Ibnu Katsir..