SUARAKAN YANG HAQ UNTUK MENEGAKKAN YANG HAQ! KERANA YANG ADA HANYALAH YANG HAQ SEMATA ....

April 6, 2016

Orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan.

"Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam Neraka."  [Qs. Qamar : 47]

Didalam Tafsir Ibnu Katsir, Allah Azza wa Jalla memberitahu tentang orang-orang yang berbuat dosa, bahwa mereka senantiasa sesat, menyimpang dari kebenaran menuju kegilaan disebabkan oleh keraguan dan kekacauan cara berfikir mereka. Yang demikian itu mencakup setiap orang yang memiliki sifat seperti itu, baik yang kafir maupun pelaku bid'ah dari berbagai macam golongan. {Tafsir Ibnu Katsir}
Kita memohon ampun pada Allah yang Mahapengampun dan Mahapengasih, dijauhkan dari kesesatan di dunia dan akhirat.

April 5, 2016

Menolak kebenaran kerana kesombongan

Dahulu orang-orang kafir Quraisy mendustakan kebenaran pada saat kebenaran itu datang kepada mereka serta mengikuti apa yang diperintahkan oleh fikiran dan hawa nafsu mereka kerana kebodohan dan kepicikan akal fikiran mereka. **
Hari ini para agamawan dan para cendiakawan Muslim juga menolak kebenaran (Hadith shahih, sunnah) bukan kerana kebodohan atau kepicikan akal fikiran mereka, tetapi kerana kesombongan dan keangkuhan mereka serta mengikut pendapat dan hawa nafsunya.

"Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya."   [Qs. Qamar : 3]

**Lihat Tafsir Ibnu Katsir.

April 2, 2016

Surat pertama yang ayat didalamnya ada perintah sujud.

Imam Bukhari meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas, radiyallahanhu, ia berkata, Surat yang pertama kali diturunkan yang di dalamnya terdapat as-Sajdah adalah surat an-Najm.
" Nabi melakukan sujud ketika membaca surat an-Najm, dan kaum Muslimin melakukan sujud bersama beliau, dan juga orang-orang musyrik, jin, dan manusia." (HR. Al-Bukhari)
Re: Tafsir Ibnu Katsir 

April 1, 2016

Mengapa Allah lebih mengkhususkan penyebutan munafik dari Yahudi.

Allah lebih banyak mengkhususkan penyebutan orang-orang munafik ketimbang orang yahudi, karena orang-orang Yahudi tidak pernah menyembunyikan permusuhan dan selalu menampakkannya, adapun orang munafik, mereka menyembunyikan permusuhan dan menampakkan perkawanan.
@abdulaziztarefe – Syaikh Abdul Aziz Ath Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai
Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. Twitulama.

Prasangka itu apa yang di inginkan oleh hawa nafsu.

Allah Ta'ala telah mengutus para Rasul kepada umatnya dengan membawa kebenaran yang bersinar terang dan hujjah yang qath'i (pasti). Meski telah sedemikian rupa, namun manusia tetap tidak mau mengikuti apa yang datang kepada mereka dan tidak mahu tunduk kepada kebenaran. Mereka maseh mempertahankan amalan-amalan mereka yang tidak bersumber dari Rasulullah shalallahu alaihi wassalam, tapi hanya mengikuti tradisi nenek moyang mereka.

"Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan dan apa yang diinginkan oleh hawa nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Rabb mereka."
[Qs. An-Najm: 23]
Re: Tafsir Ibnu Katsir