Sa'at ini ramai orang yang mengatakan alQur'an sudah tidak relevan sebab zaman sudah berubah, penafsiran seharusnya mengikut "conteks" kehidupan masyarakat majmuk. Sungguh rusak pemahaman mereka, dan buruk sekali penyimpangan mereka terhadap ayat-ayat Allah, mereka menakwilkan Kitab-Nya bukan menurut apa yang dimaksudkan-Nya...
"Mereka suka merubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya..."
[Qs. Al Maa-idah:13]. Lihat tafsir Ibnu Katsir ..
Jalan Kebenaran Hanya Satu. “Kebenaran itu adalah dari Rabbmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.” (Al-Baqarah: 147) "Barangsiapa yang mengajak orang lain kepada kebaikan maka baginya pahala semua orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun." (HR Muslim)
SUARAKAN YANG HAQ UNTUK MENEGAKKAN YANG HAQ! KERANA YANG ADA HANYALAH YANG HAQ SEMATA ....
January 10, 2017
January 7, 2017
Mendakwahkan Sunnah itu pahit
Mereka berkata: "Hai,Syu'aib, apakah agamamu menyuruh kamu agar kami meninggalkan apa yang di ibadahi oleh bapak-bapak kami.... " [QS. Huud :87]
'Sesungguhnya kami benar-benar melihat kamu seorang yang lemah di antara kami...' Sedang kamu pun bukanlah seorang yang berwibawa disisi kami.' [QS. Huud : 91].
'Maka janganlah kamu berada dalam keragu-raguan tentang apa yang di ibadahi oleh mereka. Mereka tidaklah beribadah melainkan sebagaimana nenek-moyang mereka beribadah dahulu." [QS. Huud: 109].
'Sesungguhnya kami benar-benar melihat kamu seorang yang lemah di antara kami...' Sedang kamu pun bukanlah seorang yang berwibawa disisi kami.' [QS. Huud : 91].
'Maka janganlah kamu berada dalam keragu-raguan tentang apa yang di ibadahi oleh mereka. Mereka tidaklah beribadah melainkan sebagaimana nenek-moyang mereka beribadah dahulu." [QS. Huud: 109].
Orang-orang musyrik, sesungguhnya apa yang mereka ibadahi itu merupakan suatu kebatilan, kebodohan dan kesesatan, kerana mereka hanyalah beribadah kepada apa yang di ibadahi oleh bapak-bapak mereka sebelumnya, maksudnya mereka tidak mempunyai pegangan dalam apa yang mereka kerjakan kecuali hanyalah mengikuti bapak-bapak mereka dalam kebodohan dan Allah akan membalas perbuatan mereka dengan balasan yang paling sempurna, maka kepada seorang pun, meskipun mereka mempunyai kebaikan dan Allah telah membalasnya di dunia sebelum di akhirat.
"Dan sesungguhnya Kami pasti akan menyempurnakan dengan secukup-cukupnya pembalasan (terhadap) mereka dengan tidak dikurangi sedikit pun." [QS. Huud: 109].
{Tafsir Ibnu Katsir }
Sifat ahli bid'ah/ ahli kalam
Sifat Ahli bid'ah/ ahli kalam, seandainya dikemukakan semua dalil yang menunjukkan Kebenaran apa yang dibawa oleh Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, niscaya mereka tidak akan mengikutinya dan tidak akan meninggalkan (amalan kebid'ahan) hawa nafsu mereka.
Perumpamaan mereka sebagaimana Allah Azza wa Jalla memberitahukan mengenai kekufuran, keingkaran, dan penentangan orang-orang Yahudi terhadap keadaan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang mereka ketahui.
"Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Rabb-mu, tidaklah akan beriman, meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan, hingga mereka menyaksikan adzab yang pedih." [QS. Yunus: 96-97]
Oleh kerana itu Allah juga berfirman:
"Dan sesungguhnya jika kamu datangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi al-Kitab (Taurat dan Injil) semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu." [QS. Al-Baqarah: 145].
Dan apabila kehabisan hujjah, mereka melawan dengan kekerasan ... Allahul Musta'an..
Re: Tafsir Ibnu Katsir.
Perumpamaan mereka sebagaimana Allah Azza wa Jalla memberitahukan mengenai kekufuran, keingkaran, dan penentangan orang-orang Yahudi terhadap keadaan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang mereka ketahui.
"Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Rabb-mu, tidaklah akan beriman, meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan, hingga mereka menyaksikan adzab yang pedih." [QS. Yunus: 96-97]
Oleh kerana itu Allah juga berfirman:
"Dan sesungguhnya jika kamu datangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi al-Kitab (Taurat dan Injil) semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu." [QS. Al-Baqarah: 145].
Dan apabila kehabisan hujjah, mereka melawan dengan kekerasan ... Allahul Musta'an..
Re: Tafsir Ibnu Katsir.
January 6, 2017
Hati yang Bersih
Syaikh Ibnu ‘Utsaimin berkata : “Barang siapa yang bersih & selamat hatinya, maka Allah akan berikan padanya firasat yang dengannya ia bisa mengetahui dosa, sehingga jiwanya tidak bisa tenang dan senang karena dosa.” Syarh Bulughul Maram 15/33
Syaikh. Prof. Dr Ahmad al Batiliy Profesor bidang Ilmu Sunnah di Universitas Al Imam, Riyadh, KSA.
January 2, 2017
Jangan menggadaikan agamamu
Janganlah menggadaikan prinsip agama Islam atas alasan ingin mengambil hati orang-orang kafir.
"Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?"
[Qs. An-Nisaa':144]
"Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?"
[Qs. An-Nisaa':144]
Janganlah berbasa-basi dengan orang-orang kafir atas alasan harmoni dan toleransi, walhal Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman;
"Merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir itu siksaan yang menghinakan." [Qs. An-Nisaa': 151]
"Merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir itu siksaan yang menghinakan." [Qs. An-Nisaa': 151]
Subscribe to:
Posts (Atom)